Semarak “Cosplay” di SMAN 2 Rebang Tangkas

About Author
0 Comments

SMAN 2 Rebang Tangkas semarak dengan kostum bertema pahlawan nasional. Segenap warga sekolah berkreasi memadu-padankan tampilan.

(Lontar.co): Suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, para siswa sudah datang dengan berbagai macam cosplay pahlawan Indonesia, seperti Cut Nyak Dien, Teuku Umar, Soekarno, Kartini, dan Jenderal Sudirman.

Beberapa bahkan tampil kreatif dengan meniru gaya, pakaian, hingga ucapan tokoh pahlawan yang mereka perankan, menjadikan suasana sekolah penuh warna dan semangat nasionalisme.

BACA JUGA  Bentuk Karakter Siswa, SMAN Bhakti Mulya Bunga Mayang Terapkan Program Jam ke-0
Merawat jiwa perjuangan para pahlawan bangsa. (Foto: ist)

Kegiatan dimulai dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Bayu Pandu Winata. Dalam amanatnya dia mengingatkan tentang makna perjuangan para pahlawan pada 10 November 1945 silam.

“Pemuda seperti kalianlah yang akan menentukan masa depan bangsa ini. Jadilah generasi yang berani, jujur, dan bertanggung jawab seperti para pahlawan terdahulu,” ujarnya, Senin (10 November 2025).

BACA JUGA  Diklat Rohis SMKN 1 Seputih Agung, Bentuk Karakter Islami dan Kepemimpinan Siswa
“Cosplay” turut menyemarakkan peringatan Hari Pahlawan. (Foto: ist)

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan karnaval jalan sehat mengelilingi lingkungan sekitar sekolah. Para siswa berjalan bersama sambil membawa poster dan bendera kecil bertuliskan pesan semangat perjuangan.

Sebagai penutup acara, sekolah mengadakan pembagian kupon hadiah serta pengumuman pemenang kelas terkreatif dan cosplay paling mirip dengan tokoh pahlawan nasional. Sorak gembira terdengar ketika para pemenang diumumkan, menambah keceriaan pada peringatan Hari Pahlawan tahun ini.(*)

BACA JUGA  Pemimpin Muda Harus Dipersiapkan, SMAN 2 Tegineneng Gelar LDKS

(Penulis: Albed Tara Permana SMAN 2 Rebang Tangkas)

Further reading

  • Betapa Mahal Alam Membalas

    Meski air sudah surut. Tetapi, duka cita warga dan keluarga korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, belum pulih benar. Pemulihan pascabencana (disaster recovery) itu yang amat berat! (Lontar.co): Trauma oleh bencana, tak mudah menghapusnya. Seorang kenalan yang langsung terlibat dalam bencana tsunami di Aceh 26 Desember 2024, “luka”-nya sampai kini belum pulih. Seluruh […]
  • Ijazah, Hanya Satu Kata, Tunjukkan!

    Di Kantin Nusantara TIM Jakarta, suatu hari di bulan September 2025, obrolan dari seni, sastra, dan akhirnya sampai ke soal ijazah. Masalahnya yang menyita publik Indonesia berbulan-bulan, namun belum ada celah untuk mendapatkan cahaya! (Lontar.co): Kawan, yang juga sastrawan dan akademisi di suatu perguruan tinggi swasta di Jakarta itu, sampai pada statemen bahwa ijazah Joko […]
  • In Memoriam Tjahjono Widarmanto:  Membaca Tanda ‘Senja Cokelat Tua’  

    Tiba-tiba saya teringat puisi Tjahjono Widarmanto — kembaran Tjahjono Widijanto, keduanya sastrawan, dimuat KBANews, tatkala saya baca kabar lelayu yang dibagikan Tengsoe Tjahjono di FB-nya, Kamis 27 November 2025 pagi. Nama yang disebut terakhir juga sastrawan. Ketiganya adalah akademisi.  (Lontar.co): Puisi itu berjudul “Angin, Malam, dan Catatan Beku”. Ini puisi lengkap Tjahjono Widarmanto (selanjutnya saya sebut […]